Pengertian dan Perkembangan Blackbox atau Kotak Hitam Pesawat

Pengertian dan Perkembangan Blackbox atau Kotak Hitam Pesawat
Blackbox (photo:wikipedia)
Pengertian blackbox atau kotak hitam dalam pesawat. Apasih sebenarnya blackbox itu?? Kotak hitam yang dinilai sangat penting dalam pesawat terbang. Ketika terjadi kecelakaan pesawat terbang, salah satu alat yang sangat dicari adalah alat ini. Mengapa? Karena dalam kotak hitam ini terdapat rekaman data-data yang dapat mengungkap penyebab dibalik kecelakaannya sebuah pesawat.


Berikut adalah penjelasan mengenai kotak hitam atau blackbox yang saya rangkum dari Wikipedia:

Pengertian Blackbox atau Kotak Hitam

Blackbox adalah sebuah alat perekam data penerbangan yang digunakan untuk merekam sebuah data pada penerbangan. umumnya merujuk kepada perekam data penerbangan (flight data recorder; FDR) dan perekam suara kokpit (cockpit voice recorder; CVR) dalam pesawat terbang.
Tapi tahukah anda bahwa alat yang disebut kotak hitam itu sebenarnya tidak berwarna hitam namun oranye terang agar mudah ditemukan jika terjadi kecelakaan.

Asal Penemuan

Kecelakaan pesawat terbang kerap kali membuat pesawat tersebut hancur berkeping-keping sehingga, sulit untuk mengetahui penyebabnya. Hal inilah yang membuat Dr.David Warren, seorang ahli ledakan, membuat alat yang dapat merekam semua informasi sebelum terjadi kecelakaan.
Idenya diambil dari sebuah alat tape recorder yang berukuran saku, dan disain dibuat di Australia, untuk dilanjutkan menjadi alat yang merekam semua arus komunikasi dalam penerbangan. Alat ini ini bisa merekam suara pilot dan semua data yang diterima dari 8 alat yang berbeda. Semua data ini bisa dipisah dan menghasilkan data yang akurat tentang penyebab kecelakaan. Alat ini kemudian dirancang untuk digunakan dalam perawatan dan pemeliharaan pesawat. Sehingga diketahui bagian mana yang mengalami tekanan.

Agar alat ini aman dari ledakan dan tahan api, blackbox dimasukkan dalam kotak baja yang kuat untuk menjaga agar tidak ikut hancur ketika kecelakaan pesawat. Kotak ini kemudian dilapisi Asbes tahan api sehingga kabel-kabelnya tidak ikut rusak karena panas.

Asal istilah Blackbox

Red Egg

Istilah kotak hitam muncul ketika selepas pertemuan mengenai perekam penerbangan komersial pertama yang dinamai "Red Egg" karena warna dan bentuknya, seseorang berkomentar: "Ini adalah kotak hitam yang menakjubkan". Kotak hitam adalah istilah yang lebih humoris dan hampir tidak pernah digunakan dalam industri keselamatan penerbangan.

Box-of-tricks

Asal alternatif untuk istilah ini adalah dari terminologi RAF ketika Perang Dunia II. Selama periode inovasi elektronik baru pada 1940-1945, benda seperti Oboe, GEE dan H2S dipasang pada pesawat (biasanya pesawat pengebom pada perang dunia II) secara rutin. Bentuknya ditutupi kotak besi buatan dan dicat hitam untuk mencegah pemantulan. Setelah beberapa waktu, barang elektronik "baru" apapun disebut sebagai "kotak trik" (box-of-tricks) atau "kotak hitam" (black box). Ekspresi ini meluas hingga masa penerbangan sipil setelah perang dan akhirnya penggunaan secara umum.

Perkembangan Kotak Hitam

Kalau dilihat dari sejarahnya, maka perkembangan kotak hitam ini dapat kita bagi dalam tiga generasi.

1. Generasi pertama

FDR pada masa ini hanya memiliki lima parameter perekaman penerbangan, arah penerbangan, ketinggian terbang, kecepatan terbang, percepatan vertikal dan waktu. Metode perekamannya adalah dengan mengemboskan kelima parameter analog tersebut pada metal foil (semacam kertas logam yang disebut incanol steel), yang hanya bisa dipakai satu kali perekaman, sehingga disebut juga foil recorder.

2. Generasi kedua

Terbatasnya parameter yang terekam pada foil recorder dan sulitnya menginterpretasi data, akhirnya membuat perkembangan FDR pada tahun 1960-an menggunakan magnetic tape dengan format data digital. Kemampuannya merekam jauh lebih baik dengan mencakup banyak parameter data. Pada perkembangannya FDR dirasa tidak cukup untuk digunakan sebagai dasar analisis penyebab kecelakaan, maka mulai dikembangkan teknologi CVR, yang pada tahun 1965 menjadi piranti wajib semua pesawat terbang komersial.

3. Generasi ketiga

Pada tahun 1990, mulai dikembangkan FDR generasi ketiga yang berbasiskan teknologi solid state, disusul dengan CVR pada tahun 1992. Keunggulan black box generasi ketiga ini adalah kemampuan untuk merekam lebih banyak parameter dan waktu yang lebih lama, biaya perawatan yang lebih rendah dan pembacaan data yang lebih mudah dibandingkan dengan magnetic tape. Solid state menggunakan sekumpulan microchips.

Itulah pengertian dan perkembangan dari blackbox atau kotak hitam yang sangat penting dalam pesawat terbang. Semoga bermanfaat.

Sumber referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Kotak_hitam diakses tanggal 11 januari 2015

http://id.wikipedia.org/wiki/Perekam_data_penerbangan diakses tanggal 11 januari 2015

0 Response to "Pengertian dan Perkembangan Blackbox atau Kotak Hitam Pesawat"

Post a Comment

Tinggalkan komentar Anda di Bawah Ini